3 Siswa yang Viral Pukul dan Tendangi Siswi SMP di Purworejo Diamankan - JURAGANTOTO

Breaking

JURAGANTOTO

Prediksi Togel, Paito dan Berita Terbaru Indonesia

February 13, 2020

3 Siswa yang Viral Pukul dan Tendangi Siswi SMP di Purworejo Diamankan

3 siswa pukul-tendangi siswi hingga tak berdaya di SMP Purworejo, Rabu (12/2/2020).



Polisi sudah mengamankan tiga siswa yang viral menendangi dan memukuli siswi SMP di Purworejo. Tiga siswa tersebut sudah dibawa ke Polres Purworejo untuk dimintai keterangan.
"Malam ini kita mintai keterangan dari para pelaku, yang sudah kami bawa ke polres, ada 3 pelaku," kata Wakapolres Purworejo Kompol Andis Arfan Tofani kepada detikcom, Rabu (12/2/2020).
Sebelumnya diberitakan, video viral ini menayangkan tiga siswa memukuli dan menendangi seorang siswi. Salah satu akun yang mengunggah video itu adalah akun Twitter @black__valley1.
Akun @black__valley1 mengunggah video berdurasi 29 detik itu pada 12 Februari 2020 pukul 18.22 WIB. Dalam postingan-nya akun ini menyebut peristiwa ini terjadi di SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo.
Tampak dalam video itu setidaknya tiga siswa berseragam putih biru memukuli dan menendangi seorang siswi. Siswi tersebut terlihat duduk di kursinya dan terpojok tak berdaya. Sambil menundukkan kepalanya di meja, siswi itu terdengar menangis.
Saat dimintai konfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Purworejo, Jawa Tengah, Sukmo Widi Harwanto, membenarkan peristiwa dalam video itu.
"Betul, itu terjadi di SMP Muhammadiyah Butuh," kata Sukmo Widi Harwanto, Rabu (12/2).Saat dimintai konfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Purworejo, Jawa Tengah, Sukmo Widi Harwanto, membenarkan peristiwa dalam video itu.
Sukmo menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari tadi. Pihaknya menunggu hasil penanganan di kepolisian.
"Kalau kejadiannya tadi pagi, sekarang sudah ditangani oleh Polsek Butuh. Untuk langkah selanjutnya ya kami menunggu hasil. Hasilnya seperti apa nanti kita menunggu langkah hukum yang sedang ditangani polisi," ujar Sukmo.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad