Ahok Memang Ok: Sutradara Luar Negeri Memfilmkannya - JURAGANTOTO

Breaking

JURAGANTOTO

Prediksi Togel, Paito dan Berita Terbaru Indonesia


April 17, 2018

Ahok Memang Ok: Sutradara Luar Negeri Memfilmkannya


Harus bilang apa ketika ada kabar kisah Ahok tengah dibuatkan film dokumenter oleh sutradara luar negeri? Pertama-tama tentu tak ingin banyak kata. Maklum saja, diri ini hingga tak bisa berkata-kata. Diri ini hanya bisa terdiam. Terpaku, tercenung dan termenung. Kok bisa?

Tidak menyangka saja, dia yang dituduh sebagai penista agama, diangkat kisahnya dalam film dokumenter yang bikin hati gemeter. Film yang bercerita tentang sosok berdedikasi untuk kemajuan sebuah negeri. Negeri bernama Indonesia di persada Nusantara.

Bagi orang yang nalarnya masih sehat, ternyata banyak kata apresiatif untuk Basuki Tjahaja Purnama. Dengan hati dia mengubah wajah kota Jakarta. Sebagai seorang pemimpin, dia pun tak segan untuk mencandra diri sebagai seorang pelayan publik. Bukan bos yang suka ndobos. Bukan pula sosok juragan bermulut manis.

Dengan telaten kesulitan masyarakat kecil didengarkan. Pintu balai kota dibuka lebar-lebar menerima kehadiran mereka. Itu semua dilakukan supaya keadilan sosial semakin menjangkau semua rakyat dari semuapenjuru kota. Hak sipil warga negara harus dilayani sepenuhnya oleh para pemangku kewajiban. Prinsip itu memang bertengger kuat dalam diri Basuki Tjahaja Purnama kala menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sebagai gubernur beragama Kristiani, ia begitu peduli dengan para marbot masjid. Orang-orang yang selama ini tidak diperhatikan, oleh Ahok diberangkatkan umrah. Apa yang dilakukan Ahok tentu hampir mustahil ditiru para gubernur muslim untuk memberangkatkan para koster gereja berwisata rohani ke Yerusalem, Vatican atau Lourdes.

Tindakan sederhana yang dengan sendirinya menciptakan keraguan besar ketika Basuki dituduh menista agama. Kalau benar dia menista agama, mengapa dia begitu mencintai para marbot masjid dengan memberangkatkan mereka umrah? Apalagi Ahok tidak melakukan penipuan uang para jemaah umrah. Beda sekali dengan para pebisnis travel umrah yang secara terstruktur, sistematis dan masif tega menistakan agamanya dengan cara menipu uang jemaah.

Lalu, mengapa pula ada film tentang Ahok?

"... film ini bukan sebuah pencitraan, untuk membangun pembenaran atau pembelaan utk Ahok.

Layaknya manusia pada umumnya yang masih melakukan kesalahan, hal yg sama pun dialami oleh Ahok. Di mana kami yakin lewat kesalahan, setiap manusia belajar lebih baik.

Pada akhirnya kami akan mengembalikan penilaian film ini kepada masyarakat, bagaimana mereka melihat seorang Ahok itu? Dan apa Ahok sebenarnya buat mereka," kata Kennedy dalam sebuah situs penggalangan donasi.

Kata-kata Kennedy di atas sungguh memiliki arti banyak. Tentu banyak orang akan dibuat mengerti, setelah melihat film dokumenter tentang sosok Ahok. Sampai di sini, sosok Ahok memang ok.

Sayang, film yang digarap sejak tahun 2017 lalu, yang telah rampung 60 persen ini, masih terkendala dana. Mengingat tujuan mulia dari film ini, ia pun menggalang donasi dana melalui situs kitabisa.com.

Hingga berita ini diturunkan TRIBUNKALTIM.CO, 9 April 2018, film tersebut telah mendapat sumbangan Rp 102.625.556 terkumpul dari target Rp 850.000.000, alias baru 12 persennya. Sementara itu, menurut pantauan tribunnews.com, tampak batas akhir penyumbangan dana adalah 165 hari lagi.

Dituturkan juga bahwa selama ini sang sutradara mengaku telah menggunakan dana pribadinya untuk membuat film ini. Syukurnya, Kennedy juga mengatakan jika pihaknya telah mengantongi izin dan diketahui baik dari Ahok maupun timnya.

Untuk apa saja kekurangan sejumlah dana di atas? Kennedy menerangkan sebagai berikut:

"Adapun dana tersebut untuk kepentingan post production (editing, mixing, mastering, pembuatan subtitle, scoring, color grading, mengubah sound ke dolby, membayar crew, transportasi ke beberapa kota untuk shooting, konsumsi, dan akomodasi).

Di mana spec film yang kami kerjakan adalah spec layar lebar, dengan tujuan untuk dikirimkan ke festival baik didalam dan luar negeri, dan untuk itu dibutuhkan biaya post production dan kelanjutan shooting yang cukup besar. Rincian dana akan kami upload dalam waktu dekat."

Semoga sesuai dengan harapan, kekurangan dana segera dicukupi. Untuk tujuan baik ini, kiranya kuasa Tuhan bekerja, menggerakkan orang-orang baik dan peduli untuk berpartisipasi.

"Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya..." (Filipi 1:6)

sumber berita : seword.com

Post Top Ad