Dugaan Kesengajaan di Balik Ledakan dari Mobil di Kota Nashville - JURAGANTOTO

Breaking

JURAGANTOTO

Prediksi Togel, Paito dan Berita Terbaru Indonesia

December 27, 2020

Dugaan Kesengajaan di Balik Ledakan dari Mobil di Kota Nashville

 

Dugaan Kesengajaan di Balik Ledakan dari Mobil di Kota Nashville





Nashville - 

Ledakan terjadi di pusat Kota Nashville, Amerika Serikat (AS) yang diduga bersumber dari motorhome atau mobil yang digunakan untuk tempat tinggal. Presiden Donald Trump menyebut insiden itu ada dugaan kesengajaan.

Dilansir dari AFP, Sabtu (26/12/2020), kejadian itu terjadi pada Jumat (25/12), pukul 6:30 pagi (1130 GMT). Meski kondisi kota sedang sepi karena natal, ledakan itu melukai tiga orang.

Selain 3 orang luka akibat ledakan, petugas juga menemukan jenazah manusia di sekitar ledakan, dua pejabat penegak hukum mengatakan kepada The Associated Press.

Namun, belum jelas sisa-sisa ledakan itu milik orang yang diyakini bertanggung jawab atau milik korban tewas ini. Para pejabat tidak dapat membahas penyelidikan secara terbuka.

Gedung-gedung sekitar lokasi dan permukaan jalan hangus terbakar. Kaca-kaca, ranting pohon, batu bata berserakan di jalanan, di sekitar lokasi yang merupakan pusat kegiatan bisnis, restoran, hingga bar.

Asap membubung tinggi usai ledakan terjadi yang bersumber dari sejumlah kendaraan yang terbakar.


Sebelum ledakan, pihak kepolisian menerima panggilan telepon bahwa ada laporan terkait tembakan di sekitar lokasi kejadian. Saat tiba, pihak kepolisian mencurigai motorhome tersebut. Petugas penjinak bom pun sempat menyisir sekitar lokasi motorhome.

Presiden Donald Trump disebut telah mengintruksikan kepada FBI hingga polisi setempat untuk menyelidiki ledakan tersebut. Ia pun disebut sudah diberi arahan terkait ledakan itu.

"Ini tampaknya merupakan tindakan yang disengaja. Penegak hukum menutup jalan-jalan pusat kota saat penyelidikan berlanjut," demikian tweet Departemen Kepolisian Metro Nashville.

Wali Kota Nashville John Cooper. Ia menyatakan bahwa meski ledakan terjadi pada hari Natal, untungnya hanya sedikit orang yang berada di pusat kota.

"Sangat disayangkan, tapi setiap pagi saya pikir itu akan menjadi cerita yang jauh lebih buruk," ucapnya.


No comments:

Post a Comment

Post Top Ad